Hati-Hati Jika Ingin Cari Download Gratisan

03 Juni 2009

Download music, game dan screensaver gratis bisa merusak computer?

Perusahaaan keamanan Internet ternama, McAfee Inc. telah mencari lebih dari 26,000 keyword populer yang ada di kebanyakan search engine, termasuk Google dan Yahoo! Buzz, dan menemukan bahwa keyword tertentu atau term pencarian mengandung resiko untuk user. McAfee mengungkapkan bahwa beberapa kategori pencarian sering digunakan untuk membujuk user mencari download file dimana di dalamnya mengandung software ‘jahat’ yang dapat menyebabkan pencurian data personal dan financial user.

Menurut McAfee Inc., beberapa resiko didapat dari Internet yang diasosiasikan dengan menemukan item gratisan, seperti music, screensaver, atau mencari pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah. Sementara masih menurut McAfee Inc., hacker telah sukses melakukan aksinya ketika mereka dapat memperoleh mangsa yang besar, salah satunya dengan membuat track besar di online untuk event tertentu, seperti video selebriti atau bencana natural, juga music yang populer. Salah satu cara untuk mendapatkan korban adalah dengan membujuk user untuk men-download file atau program yang dibarengi dengan software berbahaya.

Pencarian dan download free music di online adalah terlalu beresiko, tambah McAfee Inc. Rata-rata 20 persen hasil pencarian download free music adalah berbahaya, bila dibandingkan dengan 1.7 persen dari seluruh term pencarian, dan dalam satu halaman pencarian dari 25 search engine, McAfee menemukan 42.9 persen di antaranya mengandung resiko software berbahaya. Setelah men-download, biasanya konsumen akan meng-convert format library music mereka ke dalam format MP3, dan sebagainya.

Dengan mengambil dua kebutuhan, yakni konsumen membutuhkan source free di Internet dan kebutuhan free music download, maka hal tersebut akan memudahkan kinerja penulis malware untuk masuk ke dalam komputer user. Hal yang paling mudah lagi ketika user melakukan pencarian keyword serba free download di atas melalui koneksi di rumah, dengan rasio 4 kali lebih beresiko, dibandingkan term pencarian lain. Hal lain yang ditambahkan McAfee, term pencarian free download untuk music, screensaver, ataupun program 50 persen lebih beresiko dibandingkan term populer lainnya.

Read all and give comment please...

PENEMUAN GUNUNG API BAWAH LAUT RAKSASA DI BARAT SUMATERA (Berbagai versi)

02 Juni 2009

Saya ambil dari KOMPAS dan INILAH


(KOMPAS)
Ditemukan Gunung Api Raksasa Bawah Laut Sumatera


JAKARTA, KOMPAS.com — Tim yang terdiri dari gabungan para pakar geologi Indonesia, AS, dan Perancis berhasil menemukan gunung api raksasa di bawah perairan barat Sumatera. Gunung api tersebut berdiameter 50 km dan tinggi 4.600 meter dan berada 330 km arah barat Kota Bengkulu.

Para ahli geologi ini berasal dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI), Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, CGGVeritas dan IPG (Institut de Physique du Globe) Paris.

"Gunung api ini sangat besar dan tinggi. Di daratan Indonesia, tak ada gunung setinggi ini kecuali Gunung Jayawijaya di Papua," kata Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT Yusuf Surachman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/5).

Gunung api bawah laut berada di Palung Sunda di barat daya Sumatera, 330 km dari Bengkulu, di kedalaman 5,9 km dengan puncak berada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut. Meskipun gunung ini diketahui memiliki kaldera yang menandainya sebagai gunung api, para pakar mengaku belum mengetahui tingkat keaktifan gunung api bawah laut ini.

"Bagaimanapun gunung api bawah laut sangat berbahaya jika meletus," katanya. Survei yang menggunakan kapal seismik Geowave Champion canggih milik CGGVeritas itu adalah yang pertama di dunia karena menggunakan streamer terpanjang, 15 km, dari yang pernah dilakukan oleh kapal survei seismik.

Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui struktur geologi dalam (penetrasi sampai 50 km) yang meliputi Palung Sunda, prisma akresi, tinggian busur luar (outer arc high), dan cekungan busur muka (fore arc basin) perairan Sumatera.

Sejak gempa dan tsunami akhir 2004 dan gempa-gempa besar susulan lainnya, terjadi banyak perubahan struktur di kawasan perairan Sumatera yang menarik minat banyak peneliti asing.

Tim ahli dari Indonesia, AS, dan Perancis kemudian bekerja sama memetakan struktur geologi dalam untuk memahami secara lebih baik sumber dan mekanisme gempa pemicu tsunami menggunakan citra seismik dalam

INILAH


Ditemukan!, Gunung Api Raksasa

Sebuah gunung api raksasa ditemukan di Palung Sunda di Barat daya Sumatera. Gunung ini sangat berbahaya bila meletus, karena bisa menimbulkan gelombang besar di permukaan laut, bahkan tsunami.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan geologi, Bandung menilai penemuan gunung api raksasa setinggi 4.600 meter merupakan gunung api terbesar di Indonesia.

"Gunung Kerinci yang tingginya sekitar 3.800 meter dan Gunung Semeru sekitar 3.600 meter kalah dengan gunung yang baru ditemukan di perairan Bengkulu tersebut. Kalau gunung ini memang benar gunung api, maka gunung ini merupakan gunung api terbesar di Indonesia," kata Kepala PVMBG Badan Geologi, Bandung, Surono, di Jakarta.

Lokasi gunung tersebut berada di Palung Sunda di Barat daya Sumatera, 330km dari Bengkulu, di kedalaman 5.900 meter dan puncaknya ada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut serta memiliki diameter 50 km.

Menurut dia, para peneliti harus penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kepastian gunung merapi itu, seperti tingkat keaktifan magmanya, memiliki lubang pada bagian atasnya sebagai tempat untuk keluar letusan dan lainnya.

Menurut dia, bila gunung itu merupakan gunung merapi, maka sangat berbahaya bila meletus. Karena gunung yang berada di tengah laut itu bisa menimbulkan gelombang besar bahkan tsunami. Oleh sebab itu perlu ada perhatian serius dari pemerintah untuk mengantisipasi hal itu.

"Para peneliti juga harus melakukan pengawasan dan pemantauan mengenai kondisi gunung tersebut. Serta membuat peta rawan bencana di sekitar gunung itu, sehingga dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Surono memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral CGG Veritas dan Institut de Physique Globe) Paris yang menemukan gunung api raksasa tersebut.

Ia memprediksi gunung api yang ditemukan itu sebelumnya pernah beberapa kali meletus, sehingga material-material letusannya membuat gunung itu semakin besar seperti sekarang ini.

Sebelumnya, Riset Kelautan BPPT, LIPI, Departemen ESDM dan CGGVeritas serta IPG (Institut de Physique du Globe) Paris menemukan adanya gunung api raksasa bawah laut dengan diameter mencapai 50km dan tinggi sampai 4.600 meter di 330km arah barat Kota Bengkulu.

"Gunung api ini sangat besar dan tinggi. Di daratan Indonesia tak ada gunung setinggi ini kecuali Gunung Jayawijaya di Papua," kata Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam, BPPT, Yusuf Surachman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/5).

Gunung ini diketahui memiliki kaldera yang menandainya sebagai gunung api, ia mengaku belum mengetahui tingkat keaktifan gunung api tersebut.

"Bagaimanapun gunung api bawah laut sangat berbahaya jika meletus," katanya.

Survei yang menggunakan kapal seismik Geowave Champion canggih milik CGGVeritas itu merupakan yang pertama di dunia karena menggunakan streamer terpanjang, 15 km, dari yang pernah dilakukan oleh kapal survei seismik.

Tujuan dari survei tersebut untuk mengetahui struktur geologi dalam (penetrasi sampai 50km), meliputi Palung Sunda, Prisma Akresi, Tinggian Busur Luar (Outer Arc High) dan Cekungan Busur Muka (Fore Arc Basin) perairan Sumatera.

Sejak kejadian gempa dan tsunami pada akhir 2004 dan gempa-gempa besar susulan lainnya, banyak perubahan struktur di kawasan perairan Sumtera yang menarik minat banyak peneliti asing.

Tim ahli dari Indonesia, AS dan Perancis kemudian bekerjasama memetakan struktur geologi dalam untuk memahami secara lebih baik sumber dan mekanisme gempa pemicu tsunami menggunakan citra seismik dalam (deep seismic image).
Read all and give comment please...

It’s better with Windows than Linux, Really?


Microsoft memang telah mempromosikan keberadaan Windows untuk netbook. Hal ini didukung oleh perusahaan netbook terkemuka, Asus yang bersama Microsoft telah meluncurkan strategi kampanye marketing untuk mendukung penggunaan netbook dengan sistem Windows, daripada Linux. Kampanye Microsoft dan Asus tersebut berada dalam sebuah website dengan title “It’s better with Windows” (itsbetterwithwindows.com), yang menunjukkan iklan untuk Windows dan menyarankan kepada pengguna bahwa Windows adalah pilihan lebih baik untuk digunakan di netbook Asus.

Untuk hal ini, Asus kepada Vnunet.com telah mengkonfirmasi bahwa kampanye tersebut adalah legal, dengan adanya ungkapan dalam website, “Sebagai vendor hardware, kami telah menyediakan netbook baik dengan system operasi Windows ataupun Linux untuk customer kami.” Namun, masih dari sumber yang sama, tampaknya Microsoft melakukan proteksi untuk pertumbuhan share pasar netbook dengan systen operasi lainnya.

Dalam situs Asus juga ditampilkan fitur video yang menunjukkan wajah ceria dari pengguna yang menggunakan Asus Eee PC yang dijalankan di system Windows, lengkap dengan soundtrack dari video tersebut. Seperti yang dilaporkan oleh NPD, bulan lalu, bahwa instalasi Windows telah meningkat tajam untuk netbook, dari 10 persen di pertengahan tahun 2008, menjadi 96 persen di bulan Februari 2009.

Read all and give comment please...

Bayi 9 Bulan Sudah Kenal Laptop?



Seorang bayi bisa menggunakan laptop?

Kajus Aukščionis, seorang bayi asal Lithuania kemungkinan bisa menjadi bayi terpintar dan tercepat di dunia. Hal yang terjadi ternyata, bayi tersebut telah dilatih sejak ia berusia lima bulan, namun rahasianya adalah apa yang ada di hatinya. Bayi tersebut menyukai laptop.

Untuk memenangkan kompetisi “Parent susigalvojo seduction techniques“ untuk bayi, dan semua diorganisasikan langsung oleh keluarga para bayi. Bayi berjalan mulai dari start hingga ke finish, namun untuk kemenangan, masih tetap mendapat bantuan dari sang ayah para bayi. Kompetisi diadakan di Vilnius Selatan, Senin (1/06) kemarin, yang berpusat di pusat perbelanjaan dan entertainment, Panorama.

Sebelum sampai ke garis final, ayah Kajus bahkan mengiming-imingi si bayi untuk menyentuh computer laptop agar gerakannya cepat mencapai final lebih dulu. Bayi yang masih berusia 9 bulan tersebut akhirnya memenangkan kompetisi tersebut. Kajus kemudian merangkak dengan kecepatan kurang dari 7 detik, lalu menyentuh sebuah computer. Finalnya, kedua orang tua Kajus memeluk anaknya bersama dengan laptop yang disentuhnya.

“Kami sangat kaget karena tidak pernah mengira akan menang sebelumnya. Namun, anak kami telah sukses!“ ungkap ayah Kajus yang menjadi pemenang, Domas Aukščionis. Bahkan sang ibu Kajus, Aurelio mengatakan bahwa Kajus telah menunjukkan talentanya sejak usia lima tahun ketika ia pertama kali dilatih.

Read all and give comment please...